Hot News 

Indonesia Future City & REI Mega Expo 2017 Dukung Program Pembangunan Rumah Murah

Tangerang, 15 September 2017 – Pembukaan resmi event IFC & REI Mega Expo 2017 di Nusantara Hall, ICE BSD Tangerang pada Kamis 14 September 2017, dihadiri lebih dari 1.000 undangan, yang terdiri dari 800 anggota Real Estat Indonesia (REI) dari seluruh DPP di Indonesia,  lebih dari 29 jajaran Bupati dan Walikota yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), para Duta Besar, para undangan serta awak media.

Dalam sambutannya, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyatakan bahwa masih banyak penduduk yang belum mendapatkan rumah yang layak dan terjangkau padahal hal tersebut merupakan kebutuhan dasar setiap penduduk. Oleh karena itu pemerintah mentargetkan seluruh infrastruktur ekonomi dan infrastruktur sosial harus selesai pada akhir tahun 2018 untuk mendukung pemerataan pembangunan di seluruh daerah Indonesia. Namun, hal tersebut baru bisa terwujud dengan cara membangun strategi komunikasi yang baik antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan swasta.

Lanjut Mendagri, Presiden Joko Widodo menekankan bahwa tata kelola antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah harus dibangun agar semakin efektif dan efisien, untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Hal ini sejalan dengan harapan asosiasi REI yang mengharapkan adanya kesamaan visi antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah agar anggota REI di daerah, dipermudah untuk perijinan pembangunan perumahan. Ketua Umum REI, Soelaeman Soemawinata menegaskan, pemerintah pusat harus segera menurunkan Peraturan Pemerintah no. 64 tahun 2016 tentang Pembangunan Perumahan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) menjadi peraturan daerah yang semakin memudahkan para pengembang untuk membangun perumahan MBR di daerah. Dengan cara ini, REI sebagai pelaku usaha dapat berperan dalam membantu mewujudkan program Presiden Joko Widodo yaitu Pembangunan 1 Juta Rumah Murah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Sementara itu Ketua APEKSI, Airin Rachmy Diani, mengakui bahwa pemerintah kota berkewajiban untuk menyediakan pemukiman yang layak dan terjangkau bagi masyarakat. Namun hal ini tentunya sulit dipenuhi karena adanya keterbatasan APBD. Oleh karena itu kerjasama dengan pihak swasta adalah hal yang mutlak dilakukan untuk bersama-sama memenuhi kebutuhan hunian masyarakat.

Pada hari pertama, IFC & REI Mega Expo 2017 mencatat sebanyak 2.526 pengunjung datang ke pameran ini. Pameran ini masih terus berlangsung hingga 24 September mendatang di Hall 5, 6, dan 7 ICE BSD, Tangerang. Sebanyak lebih dari 200 developer terkemuka dan 750 proyek properti hadir meramaikan gelaran pameran properti terkini. Terdapat program-program menarik yang ditawarkan antara lain, DP 1%, cicilan KPR mulai dari 5%, selfie photo contestfree merchandise, hadiah langsung dan masih banyak lagi.

Program Acara Pendukung IFC & REI Mega Expo 2017

Selain pameran properti, di event ini juga diadakan Smart Indonesia Initiatives Conference yang menghadirkan 13 sesi selama 3 hari (18 – 20 September 2017) dengan mengundang 60 pembicara, yang berasal dari pemerintah, akademisi, pelaku industri baik nasional dan internasional. Konferensi akan menampilkan puluhan materi yang relevan dan terkini untuk membahas mengenai masalah perkotaan dan infomasi mengenai tren kota masa depan.

Tidak hanya sampai di situ, IFC & REI Mega Expo 2017 juga menghadirkan Parade Nusantara dimana akan ada pawai budaya yang mengelilingi seluruh area pameran dan berbeda-beda daerah pada tiap harinya. Di main stage hall 6 juga akan diisi oleh penampilan musik dan special music performance oleh Abdul & The Coffee Theory, Micky AFI, Albeth, Neona dan Lucky Idol pada setiap akhir pekan. Para pengunjung juga dapat berwisata kuliner di Hall 8 dengan menikmati hidangan dari Bakso Boedjangan, Nasi Goreng Rempah Mafia, Kebab Wagen, The Lime Chicken, Sosilicious, dan lain-lain.

Untuk masuk ke pameran ini, pengunjung cukup melakukan registrasi onsite saja dan tidak dikenakan biaya. Namun untuk menjadi peserta konferensi harus melakukan pendaftaran dan dikenakan biaya sebesar Rp. 1.000.000 untuk 3 hari, Rp. 850.000 untuk 2 hari, dan Rp 500.000 untuk 1 hari. Untuk akses transportasi menuju ICE BSD, disediakan shuttle bis dari mall-mall di Jakarta dari siang hingga malam hari, antara lain dari Senayan City, fX Sudirman, Mall Kelapa Gading, Gandaria City, Tamani Square, Metropolitan Mall, Central Park, dan AEON.

Related posts

Leave a Comment

%d bloggers like this:
000webhost logo